aris bangil menyediakan doamin,hosting, web design, web development, toko online dan networking.

Menang 2-1 atas Fiorentina, Bayern Munchen Buka Peluang ke Perempat


MUNICH - Bayern Munchen membuka peluang lolos ke perempat final Liga Champions. Itu seiring kemenangan 2-1 yang dipetik Bayern atas Fiorentina kemarin dini hari. Ini merupakan kemenangan ke-13 Bayern secara beruntun sejak Desember lalu.

Biasanya, angka 13 identik dengan kesialan atau nasib buruk. Tapi, kenyataannya, victory yang diraih Bayern kemarin (18/2) terlalu banyak diliputi keberuntungan. Keputusan wasit Tom Henning Ovrebo memang sangat sering memihak tuan rumah.

''Semua orang berharap agar kami menang mudah. Tapi, kenyataannya tidak. Mereka sangat kuat dalam defense dan sangat berbahaya ketika menyerang,'' ungkap Arjen Robben, winger Bayern, kepada Associated Press. ''Kami harus konsentrasi penuh sampai akhir. Kami memang menang, tapi bukan dengan cara yang mudah,'' lanjutnya.

Ya, meski turun sebagai underdog, La Viola -julukan Fiorentina- justru menggebrak di awal pertandingan. Cara itu efektif bagi tim tamu untuk membendung serangan tuan rumah yang tampil penuh percaya diri. Barulah di pengujung babak pertama Bayern mencetak gol via eksekusi penalti Robben.

Penalti itu berawal dari pelanggaran yang dilakukan bek Fiorentina Cesare Natali terhadap Franck Ribery. Bola liar karena insiden itu disambar penyerang Bayern Mario Gomez dan menjebol gawang La Viola. Namun, wasit menganulir gol tersebut dan memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah.

Lima menit setelah turun minum, Fiorentina menyamakan kedudukan lewat gol buah sontekan Per Kroldrup. Nah, sejak itulah Ovrebo membuat banyak keputusan yang menguntungkan Bayern.

Pada menit ke-73, pengadil asal Norwegia itu mengusir defender Fiorentina Massimo Gobbi dengan kartu merah langsung karena menyikut Robben. Puncak kontroversi Ovrebo terjadi semenit jelang peluit panjang.

Berawal dari tendangan jarak jauh Robben yang ditepis kiper Fiorentina Sebastian Frey, bola melayang di depan Ivica Olic. Penyerang asal Kroasia itu menyundul bola ke arah Miroslav Klose yang berada di depan mulut gawang. Klose tinggal meneruskan umpan tersebut ke sisi kiri Frey. Gol!

Masalahnya, Klose dalam posisi offside sekitar 6 yard (5,4 meter) saat menerima bola dari Olic. Namun, Ovrebo yang berdiri agak jauh dari mulut gawang mengesahkan gol tersebut. Pemain Fiorentina langsung protes, tapi keputusan wasit tak bisa diganggu gugat.

Bukan hanya kubu tamu, penggawa Bayern sendiri beranggapan gol tersebut seharusnya tidak disahkan. "Saya merasa terjadi offside. Memang saya tidak melihat tayangan ulang di televisi, tapi saya punya insting posisi saya offside," ujar Klose setelah pertandingan seperti dikutip AFP.

Tentu, penggawa Viola murka berat karena kepemimpinan Ovrebo. Riccardo Montolivo, kapten Fiorentina, terang-terangan mengatakan bahwa timnya dirampok wasit.

"Kami memainkan pertandingan dalam level yang kami inginkan. Tapi, sedih sekali melihat hal-hal semacam ini terjadi di fase tinggi Liga Champions," tutur Montolivo kepada Rai Sport. "Bahkan, saya bisa melihat Klose offside dari bangku cadangan. Kami merasa frustrasi karena dirampok wasit seperti ini," keluhnya.

Di sisi lain, kubu Bayern menanggapi kasus Klose sebagai bagian dari sepak bola. "Kami menang, kami gembira, dan kami akan berangkat ke Firenze dengan optimisme tinggi dua pekan mendatang," kata Presiden Bayern Krl-Heinz Rummenigge. "Memang Klose offside dan kami diuntungkan dengan gol itu. Tapi, saya kira kami memang pantas menang," imbuhnya. (na/ca)( http://www.jawapos.com )

0 Comments:

Post a Comment