Jelang Bayern vs MU Butt Targetkan Clean-sheet
0 komentar Diposting oleh pendidikan danpersahabatan di 11.19
Munich - Kiper Bayern Munich, Hans-Jorg Butt, mengakui bahwa Manchester United bukanlah lawan yang mudah. Namun demikian, Butt siap membuat gawangnya bersih dari kebobolan.
Leg perdana antara kedua kesebelasan akan dihelat di Allianz Arena, Rabu (30/3/2010) dinihari WIB. Bayern yang bertindak sebagai tuan rumah lebih dulu dianggap mengalami kerugian.
Sebab, andai MU mencetak gol ke gawang mereka, maka pasukan arahan Sir Alex Ferguson itu akan memiliki langkah yang lebih enteng di pertemuan kedua. Butt tahu betul situasi ini.
Oleh karenanya, kiper berusia 35 tahun ini menargetkan kepada dirinya sendiri agar tak kebobolan. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya untuk bertahan dengan rapat.
"Sangat penting untuk bermain rapi, terutama di Liga Champions. Kami harus bertahan dengan baik. Sangat penting membuat United tak mencetak gol di Munich," ujar Butt di ESPN Star.
Lalu, bagaimana dengan Wayne Rooney? Penyerang The Red Devils ini telah mencetak 33 gol musim ini, takutkah Butt pada Rooney?
"Wayne Rooney, tentu saja, adalah pemain yang hebat dan kami harus mengawasinya. Tetapi, Rooney bukan satu-satunya pemain yang bisa mencetak gol. United punya banyak pemain lainnya yang fantastis dan berbahaya," tandasnya.
Rossi Finza Noor - detiksport
Jelang Arsenal vs Barcelona Xavi: Barca Bukan Hanya Messi
0 komentar Diposting oleh pendidikan danpersahabatan di 11.17
London - Lionel Messi akan menjadi ancaman terbesar bagi Arsenal. Namun gelandang Barcelona Xavi Hernandez mengingatkan lawannya bahwa ancaman dari skuadnya bukan hanya dari Messi.
Tidak dapat dipungkiri bahwa ketajaman Messi masih terus menjadi ancaman bagi lawan-lawannya. Striker internasional Argentina ini telah mencetak 29 gol di seluruh kompetisi yang masih aktif diikuti timnya.
The Gunners pun tahu Messi adalah pemain berbahaya. Namun Xavi mengingatkan ancaman dari Barca saat laga perempatfinal leg pertama Liga Champions, Kamis (31/3/2010) dinihari nanti, bukan hanya dari Messi.
"Messi adalah pemain besar bagi kami namun jika Arsenal terobsesi dengannya maka maka meeka tidak dapat menghentikan para pemain lainnya," ungkap Xavi seperti dilansir Espn.
Xavi pun mengungkapkan bahwa laga Barca melawan Arsenal adalah laga yang besar. "Pertandingan knock-out ini seperti tabrakan dua kereta yang melaju cepat dengan kekuatan yang besar," tukasnya.
Namun gelandang internasinal Spanyol ini mengungkapkan bahwa mereka yang lebih kuat diantara dua kereta tersebut. "Ini wajar jika saya pikir kami adalah tim favorit," ujar Xavi.
"Kami telah siap untuk itu, kami semua siap dan saya yakin kami akan mengurangi banyak kesalahan karena keduanya memainkan sepakbola yang baik, mereka menyerang dan ini akan menjadi laga spesial," tukasnya.
Reky Herling Kalumata - detiksport
Supaya Juara, Madrid 'Dibantu' Tim Lain?
0 komentar Diposting oleh pendidikan danpersahabatan di 11.02
Barcelona - Para pemain dan suporter Real Madrid pasti bakal panas kupingnya karena komentar Seydou Keita ini. Gelandang Barcelona ini menilai tim-tim di La Liga sengaja mengalah jika bertemu El Real untuk memuluskan rivalnya itu jadi juara. Benarkah?
Pernyataan ini keluar dari mulut Keita usai laga derby ibukota antara Madrid dengan Atletico Madrid, Senin (29/3/2010) dinihari WIB. Atletico yang sempat unggul di babak pertama malah diberondong tiga gol dalam tempo 13 menit saja.
Untuk kemudian gol penalti Diego Forlan hanya mampu menipiskan skor jadi 2-3 dan bertahan hingga usaianya laga. Kemenangan yang bikin Madrid merebut kembali tahta La Liga dari tangan Barca yang sehari sebelumnya menang 1-0 atas Real Mallorca.
Kini kedua tim memiliki poin sama yaitu, 74 poin, dengan Madrid unggul selisih gol. Persaingan kedua tim diramalkan makin panas untuk merebutkan titel hingga akhir musim, siapa pun yang terpeleset dipastikan akan tertinggal jauh.
Hal inilah yang kemudian mengundang kekhawatiran dari Keita jika melihat tim-tim lain bermain 'setengah hati' jika melawan 'Si Putih'. Meski pun Keita tak menampik ada anggapan Barca juga mendapat bantuan yang sama seperti Madrid.
"Saya tidak menontonnya (derby Madrid) karena saya tahu Real Madrid akan menang. Saya tidak tahun apakah lawan memberikan kemampuannya 100 persen jika melawan Madrid," ungkap Keita seperti dilansir Reuters.
"Namun, ini hanya pendapat pribadi saya saja. Pemain Madrid bisa berpikir yangs ama juga mengenai tim yang melawan kami karena Barca kelihatan akan selalu menang," tandas Keita bijak ketika ditanya lebih lanjut soal pernyataannya di atas.
Satu lagi yang bikin Keita beropini seperti itu adalah saat melihat Madrid menang 4-2 dari Getafe midweek lalu, yang notabene dilatih mantan bintang Los Blancos era 80an, Michel. Pasalnya sebelum laga itu, Michel mengungkapkan harapannya untuk melihat eks klubnya tersebut bertahta di akhir musim.
"Pelatih Getafe (Michel) mengatakan ia senang jika melihat Madrid memenangi titel dan jika anda mengatakannya sebelum anda bermain, itu tidaklah normal," pungka pemain internasional Mali itu.
Tak pelak, apa yang diucapkan Keita itu makin menambah panas aroma persaingan Madrid dan Barca sebagai dua tim yang masih berpeluang juara itu. Apalagi keduanya akan bertemu pada El Clasico pada 10/11 April di Santiago Bernabeu.
Pada pertemuan pertama di Nou Camp akhir November lalu, Barca menang 1-0 lewat gol Zlatan Ibrahimovic.
Mohammad Resha Pratama - detiksport

Pada 45 menit pertama kontra Wigan, Selasa (30/3/2010) dinihari WIB, City kesulitan menjebol gawang lawan. Yang ada malah penyelamatan gemilang kiper Vladimir Stojkovic dalam mengamankan gawang dari usaha Carlos Tevez bikin gol.
Di awal babak kedua, Mancini coba mengubah arah permainan dan mengganti Shaun Wright-Phillips dengan Craig Bellamy. Tapi peruntungan City benar-benar berubah setelah Wigan bermain minus satu pemain akibat dikartumerahnya Gary Caldwell.
"Di babak pertama kami tak bemain bagus. Tapi kami lebih baik di babak kedua dan saya puas dengan penampilan kami," ucap Mancini di Yahoosports.
Tevez tiga kali sukses menjebol gawang Wigan dan City pun menang 3-0. Ini membuat The Citizens kini menempati posisi lima klasemen dengan selisih dua poin dari Tottenham Hotspur yang ada di posisi empat dan punya satu laga lebih banyak.
Ini membuat City dalam posisi cukup baik dalam pertarungan untuk finis di posisi empat dan dapat tiket Liga Champions, yang juga sedang berusaha diraih Spurs, Liverpool dan Aston Villa.
"Perebutan posisi empat sangat ketat. Tapi saya merasa kami bisa bermain di Liga Champions musim depan."
"Ada beberapa partai penting yang masih harus dimainkan dan Spurs, Villa dan Liverpool adalah tim-tim bagus. Saya pikir kami tim tangguh dan saya yakin bisa memangkas selisih," tandas Mancini.
Kris Fathoni W - detiksport

Milan - Inter Milan masih memuncaki klasemen meski baru saja mengalami hasil mengecewakan. Itu mengapa Diego Milito wanti-wanti Nerazzuri tak boleh terpeleset lagi dalam laju menuju tahta juara.
Kekalahan dialami Inter dalam lawatan ke markas AS Roma akhir pekan lalu. Ini membuat Nerazzuri kini hanya memuncaki klasemen dengan selisih satu angka dari Giallorossi.
Hasil itu jelas diterima Inter dengan kekecewaan mendalam. Milito yang jadi tumpuan lini depan La Beneamata mengakuinya kendati dia juga menegaskan bahwa Inter toh masih tetap di urutan terdepan dalam perebutan gelar.
"Saya minta maaf sudah kalah dalam laga seperti ini. Seri harusnya bisa jadi hasil yang lebih pantas," sesal Milito di Football Italia.
"Tapi musim kami tak boleh berubah. Kami harus memenangi setiap pertandingan karena kini semua tergantung kami sendiri," lanjut dia.
Milito juga mengungkapkan bahwa allenatore Jose Mourinho sama kecewanya dengan para pemain Inter. Namun, selain itu semua, sang pemain mengklaim bahwa Inter masih tetap tenang.
"Kami memikirkan apa yang menanti kami tanpa meremehkan lawan-lawan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Riak dalam ritme adalah hal wajar. Tapi kami masih di peringkat pertama. Penting untuk tak bikin kesalahan," tandas Milito.
Kris Fathoni W - detiksport